Struktur Algoritma Berurutan dan Ketentuan-Ketentuan Struktur Algoritma Berurutan

Ada tiga struktur dasar yang digunakan dalam membuat algoritma yaitu struktur berurutan (sequencing), struktur pemilihan/keputusan/percabangan (branching) dan struktur pengulangan (looping). Sebuah algoritma biasanya akan menggabungkan ketiga buah struktur ini untuk menyelesaikan masalah.
                               
Struktur berurutan terdiri satu atau lebih instruksi. Tiap instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya, yaitu sebuah instruksi dieksekusi setelah instruksi sebelumnya selesai dieksekusi. Urutan instruksi menentukan keadaan akhir dari algoritma. Bila urutannya diubah, maka hasil akhirnya mungkin juga berubah.

Menurut Goldshlager dan Lister (1988) struktur berurutan mengikuti ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

·     tiap instruksi dikerjakan satu persatu x tiap instruksi dilaksanakan tepat sekali, tidak ada yang diulang x urutan instruksi yang dilaksanakan pemroses sama dengan urutan aksi sebagaimana yang tertulis di dalam algoritmanya
·     akhir dari instruksi terakhir merupakan akhir algoritma.

Flowchart untuk menghitung luas bangun. Buatlah flowchart untuk menghitung:

a.   volume balok
b.   luas lingkaran

Penyelesaian:

Soal ini merupakan permasalahan dengan algoritma struktur berurutan karena tidak ada proses pemilihan atau pengulangan. Untuk volume balok, kita harus menentukan variabel input dan output yang dibutuhkan. Untuk menghitung volume balok dibutuhkan variabel input panjang, lebar dan tinggi.

Sedangkan variabel outputnya adalah volume. Pada luas lingkaran dibutuhkan variabel input radius dan variabel output luas. Untuk menghitung luas lingkaran ini kita juga membutuhkan konstanta phi.

Flowchart untuk konversi suhu. Buat flowchart untuk mengubah temperatur dalam Fahrenheit menjadi temperatur dalam Celcius dengan rumus oC = 5/9 x (oF -32).

Penyelesaian:

Soal ini juga masih menggunakan algoritma dengan struktur berurutan. Variabel input yang dibutuhkan adalah F dan variabel outputnya adalah C. Flowchart untuk dua masalah ini dapat dilihat pada Gambar 5.7.
a.   flowchart menghitung volume balok
b.   flowchart menghitung luas lingkaran



Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Struktur Algoritma Berurutan dan Ketentuan-Ketentuan Struktur Algoritma Berurutan"

Post a Comment