Salahkah Aku Tetap Menantimu? Karna Sesungguhnya Proses Penantian Mengajarkan Arti Sebuah Kesabaran

Salahkah Aku Tetap Menantimu??? Meski ku tau jarak yang memisahkan selalu menjadi penghalang untuk pertemuan ini.

Salahkah aku tetap menantimu?? Meskipun kultur budaya menciptakan perbedaan di antara kita.

Salahkah aku tetap menantimu??? Meski sesungguhnya engkau tidak minta untuk di nanti.

Menanti dan Menunggu mungkin untuk sebagian orang itu dua hal yang sangat membosankan, apalagi jika yang di tunggu itu bersifat tidak pasti, abstrak dan fatamorgana. Namun itulah kodratnya untuk manusia, baik perempuan maupun lelaki.

Ada yang berkata : "Jika tidak mampu mengatakan cinta mu kepadanya seperti yang dilakukan Khadijah kepada Rasulullah Saw. maka jadilah seperti Fatimah yang menanti cinta Ali"

Sesungguhnya menanti itu bukan hal yang membosankan, jika disaat menanti di iringi dengan melakukan hal positif seperti memperbaiki diri dan memantaskan hati.

Dan sesungguhnya tidak ada yang salah dari kata menanti atau menunggu hanya saja persiapkan hatimu sekuat baja untuk menerima apapun keputusan dan kodrat dari-Nya.

Meskipun pada akhirnya Allah Swt. memberikan keputusan lain, namun setidaknya proses penantianmu mengajarkanmu arti sebuah kesabaran.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Salahkah Aku Tetap Menantimu? Karna Sesungguhnya Proses Penantian Mengajarkan Arti Sebuah Kesabaran"

Post a Comment